Mensyukuri Hidup

Tak ada manusia yang terlahir dengan sempurna. Karena kita sebagai manusia diciptakan Allah swt dengan kelebihan dan kekurangan yang berbeda satu sama lain. Yang membuat kita  hidup harus saling melengkapi dan membutuhkan antara satu dengan yang lain. Segala yang ada pada diri kita adalah anugerah yang sangat besar yang di berikan oleh Allah swt yang harus selalu kita jaga dan syukuri nikmatnya. Karena betapa besar dan banyaknya nikmat yang telah kita dapatkan dari Allah swt. Diantaranya, nikmat iman, nikmat islam, nikmat hidup, dan nikmat sehat. Sesungguhnya yang ada pada diri kita adalah yang terbaik dan yang kita butuhkan dalam hidup ini. Karena sesuatu yang kita anggap baik, belum tentu yang kita butuhkan. Tetapi semua yang Allah berikan kepada kita adalah yang terbaik dan yang kita butuhkan. Jangan pernah menyesali segala yang telah terjadi.

Kita pasti pernah dapat cobaan yang berat. Cobaan yang berat terkadang membuatkita merasa lemah, takut, putus asa dan menyerah. Seakan hidup ini tak ada artinya lagi. Namun sesungguhnya Allah swt memberikan cobaan kepada kita, agar kita selalu bersyukur disegala keadaan. Baik itu sulit, senang, sedih atau pun bahagia. Hamba yang selalu bersyukur disegala keadaan itulah yang memiliki derajat yang tinggi di hadapan Allah swt. Cobaan yang diberikan oleh Allah swt dapat dijadikan tolak ukur hidup manusia seberapakah bersyukur dalam menjalani roda hidup ini. Roda hidup yang tak selamanya kita selalu ada di atas, karena sesungguhnya hidup pasti berputar ada saatnya kita ada dibawah, dimana itu terdapat cobaan dan kesulitan hidup yang kita harus tetap menjalaninya. Yang terkadang membuat manusia mengeluh, iri, merasa kurang, tidak beruntung dan mengangap hidup ini tidak adil. Oleh karena itu agar kita dapat bersyukur dan memaknai hidup, lihatlah disekitar kita, buka mata kita, buka hati kita, banyak orang yang jauh kurang beruntung dari kita dan lebih sulit dari kita. Banyak orang tertimpa musibah, bencana alam, tsunami, gempa bumi dan tanah longsor. Yang membuat mereka kehilangan orang-orang tercinta, orang tua, kakak, adik dan saudara lainnya. Ada juga yang kehilangan tempat tinggal dan tempat berteduh. Banyak juga orang yang harus kehilangan nyawanya sendiri. Banyak orang yang hidup sebatang kara. Banyak orang hidup di tempat yang tidak layak, kotor dan kumuh. Banyak orang yang mengemis, meminta-minta, mengamen di lampu merah dan bahkan banyak orang harus melakukan pekerjaan kotor, merampok, mencuri, menipu, bahkan berzina, itu hanya dilakukan untuk mendapatkan uang untuk hidup. Sekarang lihat hidup kita, kita dapatkan hangatnya kasih sayang orangtua yang dapat memenuhi hidup kita, kita memiliki indahnya persaudara dan keakraban antara kita dengan sahabat kita. Dan kita tinggal di rumah yang nyaman tidak harus besar tetapi dimana kita merasakan kebahgiaan dan ketenangan. Dengan melihat hidup kita membandingkan dengan  hidup orang-orang yang kurang beruntung dari kita, seharusnya kita malu. Malu terhadap Allah swt yang telah mencurahkan rizki dan nikmatnya kepada kita jika kita tak mampu bersyukur. Tentu sakarang kita harus membuka mata hati kita kembali, betapa banyak dan besar nikmat yang diberikan oleh Allah swt kepada kita selama ini. Dan kita harus mensyukuri itu semua dan berbagi kepada orang yang membutuhkan disekitar kita.

Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah,

Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik.

Tuhan pastikan menunjukan kebesaran dan kuasaNya,

Bagi hambaNya yang sabar dan tak kenal putus asa.

Lagu Jangan menyerahlah – D’masiv yang menjadikan inspirasi saya dalam menjalani hidup ini untuk lebih bersyukur kepada Allah swt.



1 Komentar (+add yours?)

  1. Moh Rozik
    Jun 04, 2012 @ 02:39:02

    janganlah prnah bosan karna Cobaan yg sllu menghmpirimu akn ttpi setialah dlm menghdapi.y,,,,,,,,,,!!!!!!!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: