Manusia dan Penderitaan

Nama                      : M. Harun Al-Rasyid

NPM                       : 14510154

Fakultas/jurusan  : Psikologi

Kelas                      : 1PA01

Manusia dan Penderitaan

 

a.             Pengertian Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata dasar derita, derita berarti menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan termasuk relitas dunia dan manusia. Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “resiko” hidup. Manusia hidup harus bekerja keras untuk dapat melangsungkan hidupnya. Banyak macam kasus penderitaan sesuai dengan liku-liku kehidupan manusia.

 

b.             Siksaan

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat dari siksaan yang dialami seseorang, timbulah penderitaan. Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi dan banyak dibaca di berbagai media masa. Berita mengenai siksaan sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Siksaan yang bersifat psikis misalnya kebimbangan, kesepian dan ketakutan.

 

c.             Kekalutan Mental

Penderitaan dbatin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai dengan kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuanseseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar. Penderitaan yang dialami oleh manusia memang merupakan beban berat, sehingga dunia ini benar-benar merupakan neraka bagi hidupnya.

 

d.             Penderitaan dan Perjuangan

Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka. Namun manusia hanya dapat merencanakan dan Tuhan yang menentukan.

 

e.             Penderitaan, Media Masa dan Seniman

Di masa modern sekarang ini kemungkinan terjadi peluang penderitaan itu lebih besar. Hal itu terbukti oleh kemajuan teknologi dan sebagainya menyejahterakan manusia dan sebagian lainnya membuat manusia menderita. Beberapa sebablain yang menimbulkan penderitaan manusia ialah kecelakaan, bencana alam, bencana perang, dan lain-lain. Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran Koran, layar tv, pesawat radio, dengan maksud supaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikian dapat mengunggah hati manusia untk berbuat sesuatu. Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Begitu juga peran seniman dalam mengkomunikasikan penderitaan manusia melalui karya seni, sehingga para pembaca, penontonya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seninya.

 

f.              Penderitaan dan Sebab-Sebabnya

Secara sederhana sebab-sebab penderitaan dapat dikelompokan secara terperinci sebagai berikut : penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia, penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/ azab Tuhan.

 

g.             Pengaruh Penderitaan

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: